Pengertian Ubur-Ubur
Ubur-ubur adalah sejenis binatang laut tak bertulang belakang yang termasuk dalam filum Cnidaria, ubur-ubur yang dimaksud di sini adalah hewan dari kelas Schypozoa, sehingga sering disebut ubur-ubur sejati agar tidak dibingungkan dengan hewan lain yang juga disebut ubur-ubur seperti: Ctenophora (ubur-ubur sisir) dan Cubozoa (ubur-ubur kotak)
Sebagai anggota Cnidaria, mereka memiliki dua bentuk tubuh yaitu polip yang menempel di dasar laut dan medusa yang dapat berenang bebas dan berbentuk cangkir terbalik. Ubur-ubur memiliki kemampuan mengapung secara alami. Selain itu, tubuh ubur-ubur dirancang transparan atau tembus pandang yang ternyata dapat memberikan keuntungan besar dalam kelangsungan hidup mereka di lingkungan laut.
Klasifikasi Ilmiah
Domain: Eukaryota
Kerajaan: Animalia
Filum: Cnidaria
Subfilum: Medusozoa
Ciri Ubur-Ubur
Ubur-ubur tidak memiliki otak, jantung, tulang atau mata. Mereka terdiri dari tubuh halus seperti tas dan tentakel yang dipersenjatai dengan sel-sel kecil yang menyengat. Umumnya mereka berukuran 2 sampai 40 cm, tapi ubur-ubur yang lebih besar bisa mencapai 1–2 meter
Habitat Ubur-Ubur
Habitat ubur-ubur dapat ditemukan di berbagai perairan di seluruh dunia, baik di perairan dangkal maupun dalam, dan di perairan hangat maupun dingin
Makanan Ubur-Ubur
Ubur-ubur dapat memakan banyak mangsa yang berbeda, seperti telur planktonik, tanaman kecil, ikan kecil, larva, telur ikan, dan hewan laut kecil lainnya.
Referensi:
https://www.cnnindonesia.com
https://id.wikipedia.org/wiki/Ubur-ubur
Penulis:
Anida Indri Cahyani

Tidak ada komentar:
Posting Komentar