Hai Sahabat Dunia Pardalis
Pengertian Beruang Kutub
Beruang kutub (Ursus maritimus) sering disebut beruang es adalah mamalia besar dalam famili (keluarga) biologi Ursidae memakan daging. Ia termasuk spesies circumpolar yang terdapat di sekitar benua paling utara bumi, yaitu benua Artik dan termasuk beruang paling karnivora di antara keluarga beruang lainnya. Beruang kutub kadang-kadang juga diklasifikasi sebagai mamalia laut.
Klasifikasi ilmiah
Domain : Eukaryota
Kerajaan : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mammalia
Ordo : Carnivora
Famili : Ursidae
Genus : Ursus
Spesies : U. maritimus
Habitat Dan Persebaran
Beruang kutub adalah mamalia laut karena mereka menghabiskan waktu berbulan-bulan selama satu tahun di laut. Beruang kutub adalah satu-satunya "mamalia laut" yang hidup dengan kekuatan, kaki dan telapak yang besar memungkinkan mereka berjalan dan berlari sejauh bermil-mil.
Beruang betina biasanya akan hidup di sepanjang pantai Kutub Utara, sementara beruang jantan tinggal di atas bongkahan-bongkahan es dan terapung-apung di laut sekitar 180 mil jauhnya dari pantai. Mereka tersebar di es laut Arktik - sepanjang Kanada, Greenland, Islandia, Jepang, Norwegia, Rusia, dan Amerika Serikat. Beruang kutub pada dasarnya adalah hewan yang aktif dan sama sekali tidak takut terhadap kehadiran manusia
Makanan
Beruang kutub adalah predator puncak di ekosistem laut Arktik yang menjaga keseimbangan populasi spesies mangsa. Sekitar setengah dari kehidupan beruang kutub dihabiskan untuk berburu makanan karena perburuan mereka jarang berhasil, beberapa ahli mengatakan hanya 2% yang berhasil. Mangsa utama beruang kutub terdiri dari anjing laut bercincin dan anjing laut berjanggut, meskipun mereka juga akan mencari bangkai atau menerima mamalia kecil, burung, telur, dan tumbuh-tumbuhan.
Referensi :
https://wildfor.life/id/species/beruang-kutub
https://www.idntimes.com/science/discovery/salsabila-manlan/fakta-unik-dari-beruang-kutub-c1c2?page=all
https://id.wikipedia.org/wiki/Beruang_kutub
Penulis :
ilham

Tidak ada komentar:
Posting Komentar