Pengertian Kelabang atau Lipan Dan Habitatnya

Hai Sahabat Dunia Pardalis 

Pengertian Kelabang

Lipan,kilopoda atau kelabang (Chilopoda) adalah kelas dari binatang berbisa bertubuh pipih, bersegmen seperti cacing, berkaki banyak, bersendi, bagian depannya beracun. Kelabang merupakan anggota hewan tak bertulang belakang yang termasuk dalam filum Arthropoda, subfilum Myriapoda dan terdiri dari berbagai jenis kelabang atau lipan. 




Bentuk tubuhnya pipih, jumlah segmen bisa mencapai 177, setiap segmen mempunyai sepasang kaki, kecuali pada satu segmen di belakang kepala dan dua segmen terakhir. Pada bagian kepala terdapat sepasang mata. Sepasang kaki pertama pada segmen kranial, pada kenyataannya, dimodifikasi menjadi alat seperti capit, yang dikenal sebagai forcipules, yang digunakan untuk menyuntikkan racun ke mangsanya.

Klasifikasi ilmiah

Domain     : Eukaryota
Kerajaan   : Animalia
Filum        : Arthropoda
Subfilum   : Myriapoda
Kelas         : Chilopoda


Habitat Dan Persebaran

Kelabang cukup umum ditemukan di tempat seperti bagian bawah daun-daun mati, bebatuan, gua, hutan, bahkan bagian dalam rumah. Mereka biasanya ditemukan pada banyak daerah iklim di dunia seperti padang pasir, pegunungan, hutan dan hutan. Mereka bisa di temukan di seluruh dunia kecuali antartika



Makanan

Hewan ini tergolong hewan pemangsa (predator), makanannya adalah cacing dan serangga. Mereka membunuh mangsa mereka dengan cakar racun dan kemudian mengunyahnya dengan rahang bawahnya.


Spesies 

Ada lebih dari 2800 spesies kelabang dengan berbagai ukuran dan warna ditemukan di seluruh dunia di daerah tropis dan subtropis. Sebagian besar spesies berukuran 2,5–5,5  cm, spesies tropis dapat tumbuh hingga 25  cm atau lebih.  Contoh dari spesies kelabang adalah Scolopendra gigantea (kelabang Raksasa Amazon) dan Lithobius forficatus (Sejenis Kelabang Batu)


Referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/Lipan
https://www.sciencedirect.com/topics/agricultural-and-biological-sciences/centipede




Penulis :
ilham



Tidak ada komentar:

Posting Komentar